Sebagian besar akun trading hancur bukan karena analisis yang buruk, melainkan karena beberapa transaksi yang ukurannya terlalu besar. Position sizing adalah satu-satunya bagian trading yang sepenuhnya bisa Anda kendalikan, jadi dari sinilah Anda sebaiknya memulai.
Risikokan persentase kecil yang tetap
Tentukan sejak awal berapa bagian akun yang siap Anda relakan hilang dalam satu transaksi. Aturan yang umum adalah 1–2%. Pada akun $1,000, 1% berarti $10. Jumlah ini tetap sama, entah setup-nya terlihat sempurna atau tidak.
Tentukan stop lebih dulu
Stop loss Anda ditempatkan di titik di mana ide trading terbukti salah, biasanya sedikit di luar level yang menjadi dasar transaksi, ditambah sedikit buffer untuk spread. Jangan pernah mendekatkan stop hanya agar posisi bisa lebih besar.
Lalu hitung ukuran lot
Ukuran lot = Dana yang dipertaruhkan ÷ (Jarak stop dalam $ × Nilai pergerakan $1 per lot)
Di kebanyakan broker, satu lot standar XAUUSD adalah 100 ons, sehingga pergerakan harga $1 bernilai $100 per lot. Selalu periksa ukuran kontrak di spesifikasi broker Anda sendiri.
Reward-to-risk dan win rate
Rasio reward-to-risk (R:R) membandingkan jarak target dengan jarak stop Anda. Semakin tinggi rasionya, semakin jarang Anda perlu benar hanya untuk mencapai impas:
| R:R | Win rate yang dibutuhkan untuk impas |
|---|---|
| 1 : 1 | 50% |
| 1 : 1.5 | 40% |
| 1 : 2 | 33% |
| 1 : 3 | 25% |
Banyak trader melewatkan setup apa pun di bawah 1 : 1.5. Biaya seperti spread dan komisi membuat tingkat impas yang sebenarnya sedikit lebih tinggi daripada angka di tabel.
Mengapa kerugian lebih menyakitkan daripada kelihatannya
| Kerugian | Keuntungan yang dibutuhkan untuk pulih |
|---|---|
| 10% | 11% |
| 20% | 25% |
| 50% | 100% |
Poin penting
- Tetapkan risiko per transaksi (1–2%) sebelum mencari entry.
- Stop dulu, ukuran lot kemudian, jangan pernah sebaliknya.
- Hanya ambil transaksi yang reward-nya sepadan dengan risikonya.
